Apa itu filosofi

Konten [Tampil]
Apa itu filosofi? Pengertian, definisi, dan pemahaman tentang filosofi memang sangat beragam. Pokok bahasan inilah yang akan kita bahas hari ini.

Mendengar kata filosofi atau philosophy, rasanya berat dan rumit. Perasaan seperti ini sangat wajar dan manusiawi. Bahkan untuk memahaminya perlu perenungan cukup lama dan harus berdiskusi dengan orang yang benar-benar ahli filsafat.

Saya baru menemukan pengertian dan definisi apa itu filosofi setelah berdiskusi dengan teman yang mempelajari filsafat. Semua pemahaman yang saya dapat, saya bagi di artikel ini.

apa-itu-filosofi

Pengertian dan definisi filosofi


Dalam hidup, kita tidak dituntut untuk berfilosofi atau mengerti tentang filsafat. Tapi, jika kita ingin hidup lebih bermakna dan bisa menemukan solusi terbaik atas segala persoalan yang kita hadapi, kita harus belajar dan mau mengerti tentang apa itu filosofi.

Namanya juga manusia, pasti mempunyai permasalahan yang datang silih berganti. Permasalahan yang dihadapi kadang ringan, tapi terkadang berat dan sulit untuk diselesaikan. Cara agar permasalahan tersebut bisa diurai dan diatasi dengan solusi terbaik adalah dengan menerapkan pola pikir filosofis.

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi kenapa filsafat memiliki peran penting dalam hidup seseorang. Memahami apa itu filosofi, membawa pengaruh besar terhadap kualitas hidup untuk mencapai tujuan tertinggi pada kehidupan kali ini.

Perbedaan Filosofi dan Filsafat


Sebelum kita bahas lebih lanjut tentang pentingnya filosofi dalam hidup kita, ada baiknya kita pahami terlebih dahulu pengertian dan perbedaan filosofi dan filsafat secara umum.

Biar lebih enak baca artikel ini, teman-teman boleh menyiapkan secangkir kopi pilihan untuk menemani.

Mas, apa bedanya filsafat dengan filosofi ? Kok penyebutannya kadang filsafat, tapi kadang filosofi. Apakah kedua kata itu berlainan? 

Saya sering mendapat pertanyaan seperti itu. Jawabannya adalah sama saja. Kata filsafat biasanya lebih banyak digunakan dalam konteks formal, contohnya untuk pendidikan. Di universitas tidak ada Fakultas Filosofi, adanya Fakultas Filsafat.

Sedangkan kata filosofi lebih sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya filosofi hidup manusia, filosofi tentang kopi yang berkaitan kehidupan sehari-hari, dan lain sebagainya. Kata filosofi digunakan untuk menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki daya pikir orang dunia filsafat.

Definisi filosofi adalah kerangka berpikir kritis untuk mencari solusi atas segala permasalahan. Setiap permasalahan pasti ada solusinya, tetapi dalam lingkup filosofi, solusi yang diambil berpijak pada pemikiran yang matang dan kritis.

Di dalam pemikiran filosofis, selalu mengutamakan pertanyaan “mengapa” dan “kenapa” karena tujuan dari filosofi itu sendiri adalah mencari hakikat kebenaran mengenai segala sesuatu.

Selanjutnya, kita akan bahas mengenai, apa arti dari filosofi dan ilmu apa saja yang diperlukan untuk mempelajarinya ? Yuk kita bedah satu persatu, beserta contoh-contohnya. 

Arti Filosofi.


Filosofi atau filsafat berasal dari kata "Philos" dan "Sophein". Philos berarti mencintai, mencari, dan pencarian akan. Sedangkan Sophein bisa diartikan cinta, kebijaksanaan, dan kebenaran. Jika diartikan secara utuh adalah orang yang sedang mencari kebijaksanaan atau kebenaran.

Orang tersebut disebut dengan filsuf. Jadi kalau ada orang yang mengklaim sudah mendapatkan kebenaran dan kebijaksanaan, justru bukan seorang filsuf. 

Filosofi adalah ilmu yang berintikan logika, estetika, epistemologi, dan metafisika. Ini adalah ilmu-ilmu penunjang yang diperlukan untuk mempelajari filsafat.

Masing-masing dari cabang ilmu itu memiliki peran penting yang bisa digunakan untuk berpikir filosofis dalam kehidupan sehari-hari.


Logika.


Logika adalah kemampuan bernalar dan berpikir secara lurus, tepat, dan teratur. Biasa disebut dengan berpikir logis atau pemikirannya mampu diterima akal sehat.

Setiap pernyataan harus dibuktikan, sehingga dalam logika terdapat pemikiran yang mampu membuktikan suatu pernyataan atau ucapan yang dikeluarkan. Kesimpulan dan proses untuk mendapatkan suatu kebenaran adalah ujung dari logika.

Contoh filosofi dari logika sederhana, yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari- hari :
  1. “Marlan bisa menahan nafas selama 2 jam di dasar air telaga Sarangan”
  2. “Yudi mampu hidup tanpa memiliki jantung dalam tubuhnya”
  3. “Ranto menangkap ikan tanpa menggunakan alat pancing”
Dari tiga pernyataan diatas, manakah yang termasuk logis dan mana yang tidak logis ? tentu kita bisa membedakannya dengan mudah kan ? Inilah yang ditekankan dalam logika. Jika mau menguji logika teman-teman, silahkan tulis jawaban beserta alasannya di kolom komentar.

Estetika.


Estetika adalah bagaimana melihat sesuatu dari sudut pandang baik dan buruk, indah dan jelek. Bukan hanya melihat dari sisi benar dan salah.

Bagaimana keindahan bisa terbentuk dan bagaimana supaya bisa merasakannya, adalah lingkup dari ilmu estetika. Juga mempelajari nilai-nilai sensoris yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa.

Contoh dari estetika dalam kehidupan sehari-hari adalah menonton sebuah pertunjukan, merasakan makanan, melihat pemandangan, nilai estetika bersifat subjektif pada diri yang bersangkutan.

Kita bisa mengatakan bahwa pemandangan gunung merbabu itu indah, tapi orang lain mungkin tidak suka dengan pemandangan gunung merbabu. Kita tidak bisa memaksakan bahwa pemandangan gunung merbabu itu indah.

Epistemologi.


Epistemologi adalah bagaimana melihat sesuatu dari sisi benar atau salah secara objektif. Hal terkait dengan penelitian dalam lingkup epistemologi adalah mempelajari tentang pegetahuan, dari mana sumber pengetahuan, bagaimana strukturnya, apa metode yang digunakan, dan validitas atau sahihnya pengetahuan. 

Contoh epistemologi dalam kehidupan sehari-hari, misalnya kita melihat sebuah sepeda motor. Pertanyaan yang timbul adalah bagaimana cara kita mengetahui bahwa itu adalah sebuah sepeda motor dan bukan yang lain ?. Dengan apa kita mengetahui bahwa yang kita lihat benar-benar sepeda motor ?

Pada awal kita menangkap keberadaan dan pengetahuan tentang sepeda motor melalui panca indera, kemudian di analisa oleh akal kita. Akal mengklasifikasinya sehingga menjadi sebuah ilmu pengetahuan tentang sepeda motor.

Metafisika.


Metafisika mempelajari asal muasal adanya sesuatu dan hakekatnya. Bisa disebut juga mempertanyakan realitas keberadaan sesuatu.

Metafisika berbeda dengan kajian-kajian tentang wujud partikular yang ada pada alam semesta. Biologi mempelajari wujud dari organisme bernyawa. Astronomi mempelajari wujud dari bintang-bintang. Geologi mempelajari wujud bumi. Fisika mempelajari wujud perubahan pergerakan dan perkembangan alam. Tetapi, metafisika mempelajari sifat-sifat yang dimiliki bersama oleh semua wujud ini.

Kajian tentang metafisika dapat dikatakan sebagai suatu usaha sistematis, refleksi dalam mencari hal yang berada dibelakang fisik dan partikular. Metafisika tidak sekedar tentang alam ghaib, tetapi juga tentang semua yang ada.

Contoh metafisika dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebelum kita memperhatikan bahwa suatu benda itu kotak dan berwarna hitam, maka pertama harus kita teliti bahwa benda itu ada.

apa itu filosofi hidup
Lebih jauh lagi, kita akan membahas apa itu filosofi hidup yang menjadi tuntunan manusia dan panduan dalam mengarungi samudera kehidupan.

Apa itu filosofi hidup


Filosofi hidup menjadi falsafah kehidupan yang berperan penting dalam kemajuan dan kemakmuran manusia. Setiap manusia memegang teguh filosofi hidup yang diyakini sebagai pencerah segala persoalan yang dihadapi.

Tanpanya, manusia akan menjadi mahkluk yang biasa saja. Tidak memiliki budi pekerti, tidak memiliki tata krama dan susila, bahkan tidak akan mengetahui bagaimana seharusnya manusia bisa hidup layaknya sebagai manusia.

Betapa pentingnya mengetahui apa itu filosofi hidup, sehingga banyak diajarkan oleh nenek moyang kita, dari generasi ke generasi. Baik secara lisan maupun secara tulisan. Ajaran moral yang menjadi pondasi dasar filosofi hidup, diturunkan lengkap beserta contoh-contohnya.

Manusia bukan hanya belajar dari manusia lainnya, tetapi mereka juga belajar dari alam. Filosofi hidup dari alam menjadi bagian untuk mempertahnkan keseimbangan antara manusia dan alam tempat tinggal. Membaca tanda-tanda alam, adalah ilmu yang tercipta dari kesadaran filosofis nenek moyang kita di masa lalu.

Contoh kumpulan filosofi yang paling terkenal


Filosofi Kopi

Siapa yang tidak mengenal filosofi kopi, rasanya semua orang sudah paham dan hafal jika harus berfilosofi dari secangkir kopi. Selain melalui obrolan di warung kopi, filosofi ini semakin terkenal dengan munculnya film filosofi kopi 1 dan 2.

Filosofi Senja

Apa itu filosofi senja? Senja adalah saat matahari mulai beranjak menuju peraduannya. Keindahan senja menjadi daya tarik tersendiri oleh orang yang menyaksikannya. Aneka warna yang terpancar darinya, menyiratkan kata dengan sejuta makna. Saat itulah, manusia bersiap menghadapi mimpi, tentang esok hari yang lebih berarti.

Filosofi Jawa

Lebih dikenal dengan sebutan filosofi hidup orang jawa, atau kadang juga disebut nasehat bijak orang jawa. Filosofi ini memiliki makna yang dalam dan luas. Jika dirangkai menjadi kata, mungkin butuh lembar seluas dunia. Iya, filosofi orang jawa memang terkenal sampai ke penjuru dunia. Mengajarkan kita tentang sikap, sifat, perilaku dan segala hal tentang kebaikan. Temukan apa filosofi mu.

Filosofi Teras

Filosofi teras menjadi acuan bagi kita orang indonesia untuk mengetahui lebih dalam apa itu filosofi stoisisme. Berasal dari filosofi stoa 2300 tahun yang lalu. Adalah Zeno yang selalu mengajarkan filosofi di Stoa (bahasa yunani) atau teras berpilar. Tempat dia mengajar itulah yang dijadikan nama filosofi yang mengagumkan ini.

Filosofi Hujan  

Banyak pelajaran yang bisa kita dapatkan dari hujan. Iya, hujan. Masa paling ditunggu setelah kemarau datang menghampiri bumi. Setiap tetes air yang turun membawa cercah kehidupan dan sejuta harapan akan hidup seluruh mahkluk di jagat raya. Kedatangannya dipuji pun tak luput dari caci maki bagi yang menolaknya. Filosofi hujan mengajarkan kita makna kehidupan yang selaras.

Filosofi Cinta

Apa itu filosofi cinta? Bukankah cinta ya cinta saja, tanpa ada makna dan penjelasan dibelakangnya? Cinta memang sulit digambarkan, dilukiskan, bahkan diceritakan. Karena cinta itu rasa yang bergelora didalam dada. Siapapun pasti mengenal cinta, tak terkecuali mereka para pendusta cinta. Membahas soal cinta tak akan pernah ada habisnya. Filosofi cinta, tiada makna tetapi penuh rasa.

Pentingnya filosofi dalam kehidupan.


Setelah panjang lebar saya terangkan tentang pengertian, arti, dan ilmu-ilmu yang menyertai filosofi, sekarang masuk ke pembahasan selanjutnya, yaitu pentingnya belajar filsafat atau berpikir filosofis dalam kehidupan sehari-hari.

Ada 5 manfaat yang bisa kita rasakan ketika kita mau belajar filsafat dan mulai berpikir filosofis dalam hidup.

1. Menjadi orang yang kritis.


Dengan berpikir filosofis, kita akan menjadi orang yang memiliki pemikiran yang kritis. Filsafat akan membentuk pemikiran diplomatis, yang bisa membuat kita peka terhadap lingkungan sekitar.

2. Mampu berpikir secara rasional dan logis.


Kita akan terlatih untuk berpikir secara rasional dan logis. Dengan metode pemikiran seperti ini, kita mampu mengatasi masalah-masalah yang dihadapi dengan baik dan tepat. Jika sering dilatih dan ditularkan ke banyak orang, akan membentuk budaya berpikir kritis di masyarakat.

3. Memahami bahwa segala sesuatu yang terjadi karena sebab akibat.

Prinsip ini disebut juga kausalitas, bahwa segala sesuatu yang terjadi pasti ada sebab yang melatar belakangi. Ketika kita ditanya tentang bagaimana sesuatu bisa terjadi, kita bisa menjawabnya karena tahu sebab yang mengawalinya.

4. Menjawab segala pertanyaan tentang kehidupan.

Pada dasarnya, filsafat adalah jawaban dari setiap pertanyaan. Bahkan pertanyaan paling dasar, siapa kita?, untuk apa kita hidup?, apa arti kehidupan ini? Kita bisa menjawab dengan menggunakan metode dan cara yang tepat, berdasarkan ilmu filsafat.

5. Mampu menganalisis setiap permasalahan.

Filsafat mengajarkan kita untuk bisa mempertahankan pendapat, serta bisa mengembangkan ke berbagai aspek kehidupan. Menggunakan nalar yang benar dan tepat, sehingga tidak lagi menggunakan otot dan tidak menggunakan otoritas intervensi.

Kebayang bukan, manfaat besar ketika kita mau belajar filsafat dan mulai mencoba berpikir filosofis dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kualitas hidup kita pun akan meningkat dengan sendirinya.

Kesimpulan :


Cara sederhana untuk melatih pola pikir filosofis adalah dengan melatih pikiran kita untuk tidak buru-buru mengambil kesimpulan terhadap suatu persoalan yang kita hadapi. Harus kita kaji terlebih dahulu menggunakan pemikiran filosofis yang sudah kita pelajari diatas. 

Cari tahu sebab awal dari persoalan tersebut, kemudian cari kaitannya dengan peristiwa yang terjadi. Perhatikan juga faktor lingkungan sekitar, apa saja yang menjadi pendukung terjadinya sebuah persoalan.

Teman-teman bisa mencari informasi tambahan sebanyak-banyaknya untuk melengkapi wawasan dan pengetahuan tentang filosofis. Ada banyak artikel tentang itu, misal kumpulan filosofi hidup yang disitu terdapat banyak ulasan tentang filosofi dan kata kata bijak.

Sampai disini dulu ulasan mengenai apa itu filosofi dan pengaruhnya terhadap kehidupan kita. Semoga mampu menambah khasanah keilmuan teman-teman berkaitan dengan filosofi dan bisa membawa teman-teman menjadi pribadi yang kuat dan berkualitas.
Salam
wiwid kurniawan Seorang Blogger pemula yang belajar merangkai kata kata sederhana

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Apa itu filosofi"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel