Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 tips menjaga LDR tetap romantis

5 Cara efektif menjaga LDR tetap romantis dan membuat pacar semakin sayang sama kita gak serumit seperti yanng dibayangkan. Bagaimana triknya, monggo disimak.

5 tips menjaga LDR tetap romantis dan makin tambah sayang

Ada yang lagi mau ngejalani LDR (Long Distance Relationship) tapi ada perasaan takut kandas ditengah jalan ? atau saat ini yang sedang menjalani LDR lagi mencari cara agar bisa bertahan dan langgeng ?

Tenang kangmas mbakyu, Hubungan jarak jauh bisa tetap menyenangkan, romantis, dan bisa makin tambah sayang ke pasangan.

Tepat memilih pasangan


Memilih pasangan yang bisa selalu dekat dengan kita, sungguh sangat menyenangkan. Tanpa jarak memisahkan, tanpa terhalang waktu, dan bisa setiap saat bertemu ketika rindu mulai membelenggu.

Tapi, cinta gak bisa memilih orang yang ada disekitarmu saja. Terkadang hati kita tertambat pada belahan jiwa yang berada nun jauh disana. Cinta gak bisa dikontrol ketika sudah menemukan jalannya.

Sebagian orang ada yang memilih untuk menjalani hubunngan jarak jauh. Alasannya beragam, biar gak bosen karena tiap hari ketemu dan selalu merasa kangen untuk bertemu. Dengan begitu, kadar cintanya akan semakin meningkat.

Terbukti, banyak kasus LDR yang berakhir di pernikahan. Setiap kita, sah-sah saja untuk menentukan mau LDR atau tidak.

Kiat : Cara efektif melupakan mantan pacar

Menyikapi hubungan LDR


Mau jauh, mau dekat, tergantung bagaimana kita menyikapi hubungan yang dibangun dengan pasangan. Seberapa besar kemampuan dan kemauan kita untuk bisa menerima pasangan dengan sejuta kelebihan dan kekurangannya.

Sikap dan sifat seperti ini yang harus dimiliki sebelum memutuskan untuk berpacaran dengan orang yang kita taksir.

Tapi ya gak bisa dipungkiri, LDR lebih banyak memiliki tingkat kerumitan dan jalur hubungan seperti berliku-liku. Berdasarkan pengalaman, ada 5 hal yang bisa menghambat LDR. Bahkan bisa berakibat hubungan kandas ditengah jalan.

5 hal penghambat LDR


1. Mencoba bertahan

Dalam kasus LDR ini, kita mencoba bertahan dengan segala persoalan yang timbul karenanya. Terkadang harus menahan perasaan agar hubungan tetap bisa dijalani. Ketika ada masalah dengan pasangan, belum bisa diselesaikan saat itu juga, rasanya seperti menggenggam bola api. Mau konfirmasi secara langsung tidak bisa karena terpisah oleh jarak. Di diemin aja rasanya ganjel di hati. Akhirnya memilih mencoba bertahan.

Kenapa perasaan mencoba bertahan ini muncul? Karena perasaan kita belum bisa menerima sepenuhnya bahwa kondisi riil yang dijalani saat ini adalah LDR. Jangan mencoba bertahan dengan segala persoalan yang dihadapi. Harus segera diselesaikan dengan segala cara, supaya bisa plong di hati.

2. Merasa paling berkorban.

Padahal sudah banyak yang ngomong, cinta gak ada yang harus dikorbankan. Cinta itu ketulusan, bukan sebuah pengorbanan. Merasa sudah mengorbankan waktu yang dimiliki untuk bisa fokus dengan hubungan jarak jauh yang dijalani. Kadang merasa mengorbankan waktu untuk bergaul dengan teman karena harus telepon atau video call. 

Udah ngorbanin waktu, pertemanan, perasaan agar hubungan dengan pacar tetap romantis. Coba bayangkan kalau pasanganmu ngomong soal itu terus. Jadi males banget kan. Dia pikir hanya dia yang berkorban, kita sama-sama berkorban. Tuh kan, akhirnya berlomba siapa yang paling banyak berkorban. Ujung-ujungnya ribut dan hubungan yang sudah dibangun dengan susah payah jadi bubar.

3. Dianggap terlalu posesife

Niatnya sih, pengin kasih perhatian ke pacar. Mau kasih dukungan dengan mengungkapkan ekspresi yang dirasakan supaya hubungan jadi lebih berwarna dan semakin romantis. Kirim pesan instant tiap pagi, nanyain apa kabar hari ini, apa kegiatanmu, hangout kemana hari ini. Terus dianggap posesife sama doi. Kesel banget kan.

Apalagi kita dengarnya malah dari teman, gak dari pacar sendiri. Meng-judge pacar terlalu posesife, harus dilihat bener, tujuan sebenarnya apa. Apakah benar posesife atau murni karena mau mengekspresikan rasa sayang dan cinta. Namanya juga LDR, wajar kalau kepoin pacar, wajar kalau sedikit rempong nanyain ini dan itu. Jangan gampang kebawa perasaan, selalu berpikir positif demi keberlangsungan hubungan.

4. Dituduh terlalu mendengarkan kata-kata orang.

Kalau cuma dituduh terlalu ngikutin kata-kata orang, sebenarnya tidak terlalu masalah. Yang kemudian jadi masalah adalah ketika tuduhannya berlanjut membandingkan siapa yanng lebih di sayang, siapa yang lebih diperhatikan. Pacar atau teman kita ? Jangan sampai terjadi seperti ini ya, kangmas mbakyu.

Di waktu tertentu, kita butuh masukan dan saran dari teman tentang  situasi dan kondisi cara berpacaran kita. Karena orang lain mampu melihat dengan lebih clear seperti apa hubungan yang sedang kita jalani. Apakah kita terlalu bucin, terlalu eksklusif, atau malah terlalu masa bodoh dengan pasangan kita. Apapun masukan dan saran dari teman, coba diskusiin juga sama pacar. Agar tidak terjadi tuduhan, kita terlalu mengikuti kata-kata orang lain.

5. Merasa asik tanpa pacar

Gak mau dibilang terlalu merana karena pacar nun jauh disana. Sok-sokan kuat dan tegar didepan teman-teman. Padahal didalam hati kita, udah penuh dengan rasa kangen yang ingin segera diledakkan. Menutup perasaan seperti itu didepan teman-teman dengan alibi tidak terlalu terikat dengan cinta, akan membuat kita jadi tambah menderita.

Ketika kita menjalani LDR, ada satu bagian yang hilang dalam hati kita, yaitu KEBERSAMAAN. Hati-hati kangmas mbakyu, jika keterusan bersikap seperti ini, bisa beneran bablas hilang cintanya dan hubunngan pacaran jadi Ambyar...

Semoga sedikit cerita yang saya bagi ini, bisa memberikan manfaat buat teman-teman semua yang sedang menjalani LDR. Romantisme LDR tetap bisa didapat jika kita bijak bersikap.

Salam.  
Wiwid Kurniawan, S.Ag.
Wiwid Kurniawan, S.Ag. Belajar Filsafat sejak tahun 2008 dan aktif bertutur tentang filosofi agama Buddha di Jawa Tengah. Menyelesaikan studi S1 jurusan Kepanditaan di STABN Raden Wijaya

Posting Komentar untuk "5 tips menjaga LDR tetap romantis"