Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenali diri kita sendiri


Cara mengenali diri sendiri

Tips praktis untuk mengenal diri sendiri

Mengenali diri kita sendiri merupakan kunci utama untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup kita. Tanpa tahu siapa diri kita, hidup tidak akan terarah dan sulit untuk menemukan potensi diri.

Cara mengenali diri sendiri bisa dilakukan dengan mudah, jika mengetahui langkah-langkahnya. Kali ini, saya akan berbagi tips yang akan membuat kita lebih memahami siapa diri kita yang sebenarnya. Cara ini simple dan menyenangkan untuk dipraktekkan, jadi ikuti terus step by step nya sampai selesai.

Kenapa mengenal diri sendiri itu penting? Ada 4 alasan yang harus dipertimbangkan, jika kita mengenal siapa diri kita yang sebenarnya.

1. Mampu menentukan arah dan tujuan dalam hidup.


Tanpa mengenali siapa diri kita, tujuan yang kita tetapkan akan goyang, gak stabil, dan endingnya jadi ragu-ragu lalu beralih ke tujuan lain. Bayangkan jika kita selalu ragu-ragu dan gonta-ganti prioritas dalam hidup, sampai tua hanya akan mencoba dan selalu mencoba, tanpa ada hasil. Untuk menetukan arah, tujuan, dan prioritas dalam hidup, kuncinya adalah kenali dulu siapa dirimu.



2. Sebagai modal bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.


Bersosialisasi dengan lingkungan sekitar itu penting. Selain menambah teman, sahabat, saudara, juga sebagai ruang untuk berbagi dan berekspresi tentang hobby, impian, dan harapan. Orang harus mengenalmu sebagai apa? Image apa yang akan kamu kenalkan ke lingkunganmu, kalau kamu tidak mengenal dirimu sendiri. Jadi, penting banget untuk mengetahui siapa diri kita.



3. Mengetahui potensi diri dengan tepat.


Ada yang masih bingung, potensi apa yang dimiliki untuk dikembangkan menjadi karier dan cita-cita? Kalau masih bingung, berarti belum mengenal diri sendiri dengan baik. Banyak yang masih bingung untuk melihat potensi yang dimiliki. Jangan bingung bro, habis baca artikel ini, pasti bisa ketemu. Kunci utamanya adalah keberanian untuk membuka hati (jujur).



4. Mengetahui kelebihan dan kekurangan diri.


Tuliskan 10 kelebihan dan 10 kekurangan pada dirimu. Saya yakin 10 kekurangan bisa sangat cepat terjawab. Sedangkan yang 10 kelebihan harus pakai mikir dulu, dipertimbangin dulu, ini iya apa tidak ya. Hehe...tenang bro, saya juga begitu. Mungkin karena sering minta maaf dibanding mengucap terima kasih kali ya, hehe.



Nah, kita udah tahu apa pentingnya mengenal diri sendiri. Lalu, bagaimana caranya agar bisa mengenal diri sendiri? ikuti 5 tips berikut ini :

1. Aktifitas sehari-hari


Melalui aktifitas yang kita lakukan sehari-hari, bisa menjadi cara untuk melihat seperti apa diri kita. Dari sejak buka mata sampai berangkat tidur, coba amati apa saja yang sudah kita kerjakan. Bersih-bersih rumah, merencanakan mau sarapan apa dan berangkat kerja menggunakan apa.



Ketika bekerja, kebiasaan apa yang kita lakukan. Santai, kerja serius, orientasi hasil, orientasi waktu, mana yang paling dominan. Ketika ada waktu luang, kita melakukan apa? Istirahat full, mencari kesibukan lain, nonton, dengerin musik, atau main game. Selesai kerja, langsung pulang atau jalan-jalan dulu. Paling suka jalan kemana, apa aja yang dilakukan disana. Sebelum tidur, apa yang dilakukan? Cek pekerjaan untuk besok, bersantai menikmati hidup, mengevaluasi hasil kerja hari ini, atau mengerjakan kesibukan/hobby. 


Mengamati aktifitas yang kita jalani setiap hari, membuat kita mampu mengenal diri sendiri dengan lebih baik.


2. Cara terima suasana


Respon kita ketika menerima suasana atau situasi dari luar diri kita, sangat berguna untuk mengenal diri lebih dalam. Cara melatihnya, dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita dulu aja. Misalnya, ketika melihat orang lain buang sampah sembarangan. Bagaimana cara terima kita ? Menggerutu ke orang yang buang sampah, tapi gak mungut sampahnya atau melakukan hal sebaliknya. 



Menerima masukan dari orang lain tentang diri kita, entah kelemahan atau kekeliruan yang telah kita lakukan. Bisa menerima dan berusaha tidak mengulangi atau malah membandingkan dengan perilaku orang yang memberi kita masukan ? Dari sini kita bisa mengenali sifat dan sikap kita. Termasuk orang interest, respeck, mudah menerima masukan, atau malah justru termasuk orang yang suka ngeluh, nyalahin orang lain, dan tidak mau terlihat salah.


3. Lingkungan pergaulan


Lingkungan pergaulan seperti apa yang membuat kita merasa nyaman dan betah berada disitu. Dari lingkungan pergaulan, bisa digunakan untuk mengenal siapa diri kita. Apa hobby dan kesukaan orang-orang yang ada di lingkungan pergaulanmu ketika sedang kumpul bersama. 



Membicarakan kemungkinan-kemungkinan untuk bisa sukses di masa depan, gosip kanan kiri soal teman-temanmu yang gak mau gabung di kelompok, kritik pemerintah, membicarakan kenangan masa lalu sewaktu masih berjaya. Apapun yang dilakukan dan dibicarakan di lingkungan pergaulanmu, bisa menentukan siapa dirimu yang sebenarnya.


4. Apa yang selalu di impikan


Coba diingat-ingat kembali, apa keinginan dan impian kita yang sering terpikir dan terngiang setiap hari. Apapun yang kita impikan, baik yang sudah terwujud maupun yang belum terwujud, bosa mendefinisikan siapa diri kita. 



Misalnya, impian pengin kaya raya dan pengen hidup enak. Ini artinya, saat ini kita belum kaya dan belum hidup enak seperti yang di idam-idamkan. Atau selalu ingin dimengerti orang lain, seandainya semua orang ngertiin aku, memahami aku. Nah, ini bisa jadi ukuran bahwa, kita selalu ingin dimengerti dan diperhatikan orang lain. Coba teman-teman ingat-ingat, setiap hari punya impian dan keinginan tentang apa. Pasti akan kelihatan seperti apa diri kita.


5. Malu tapi mau


Di segala hal, apapun itu, yang berkaitan dengan kita dan orang di sekeliling kita, respon kita cenderung malu tapi mau atau mau tapi malu ?



Malu tapi mau. Ketika diberi tawaran atau kesempatan untuk dijalani, awalnya malu-malu dan berkata aku gak bisa, aku mana sanggup. Padahal hati kecilnya senang banget dan mau menerima tawaran itu dengan menjawab, iya saya mau.


Mau tapi malu. Yang kedua ini cenderung lebih bisa survive karena dari awal berani mengakui kalau dia mau. Dari hal yang kita anggap sepele ini, pun bisa kita gunakan untuk mengetahui seperti apa diri kita.



Sekian ulasan tentang tips mengenal diri sendiri, semoga bermanfaat buat kita semua.

Salam
Wiwid Kurniawan, S.Ag.
Wiwid Kurniawan, S.Ag. Belajar Filsafat sejak tahun 2008 dan aktif bertutur tentang filosofi agama Buddha di Jawa Tengah. Menyelesaikan studi S1 jurusan Kepanditaan di STABN Raden Wijaya

Posting Komentar untuk "Mengenali diri kita sendiri"