Filosofi hidup dari alam agar hidup lebih bermakna

Konten [Tampil]
Filosofi hidup dari alam agar hidup lebih bermakna sudah diketahui manusia sejak jaman dahulu. Ternyata alam semesta menyediakan pelajaran yang bisa kita gunakan sebagai pedoman hidup. Dari alam kita belajar, bahwa hidup harus bermanfaat untuk mahkluk hidup lain.

Banyak kita temukan kata bijak tentang alam dan manusia di buku maupun internet. Semuanya mengacu pada satu keinginan bahwa mempelajari filosofi alam semesta dapat menciptakan kedamaian hati dan pikiran.
Berikut ini kami rangkum artikel tentang alam yang akan membawa kita sejenak berpikir tentang arti hidup dan bagaimana menjalani hidup itu sendiri.

Filosofi hidup dari Alam dan Manusia


Tak banyak dari kita yang memperhatikan apa-apa yang ada di sekitar kita. Tak banyak juga yang mengetahui bahwa belajar flosofi dari alam sekitar kita, mempunyai dampak positif pada sifat dan perilaku manusia.

Berikut contoh filosofi dari tanaman disekitar kita yang bisa kita jadikan pelajaran dalam hidup.

Filosofi Pohon bambu

filosofi dari pohon bambu

Pohon bambu bisa tumbuh dimana saja. Tunas bambu pun bisa diolah menjadi masakan yang enak sekali. Ketika dewasa, pohon bambu banyak digunakan untuk membuat pagar, material bahan bangunan, membuat rumah, dan sebagainya.

Pohon bambu yang sudah tua, memiliki kekuatan dan daya tahan yang bisa diandalkan. Bahkan ketika patah, dia tidak benar-benar patah. Perlu waktu bertahun-tahun agar bambu bisa tumbuh dewasa dan menjadi kuat untuk keperluan kegiatan manusia.

Filosofi pohon bambu ini mengajarkan kita untuk mempunyai mental kuat dan tidak mudah patah semangat dalam menjalani hidup. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membentuk karakter diri agar kuat menghadapi terpaan angin kehidupan.

Filosofi Padi

padi semakin tua semakin merunduk

Padi banyak tumbuh di sawah daerah pedesaan. Hasil tanaman ini sangat dibutuhkan oleh orang banyak sebagai makanan pokok, terutama di wilayah jawa. Semakin tua, padi akan merunduk yang berarti bulir padi tersebut mempunyai isi yang berkualitas.

Filosofi padi mengajarkan kita untuk tetap rendah diri meskipun kita sudah berada di posisi tertinggi baik di dalam karir maupun kondisi sosial kemasyarakatan. Sikap rendah hati ini ditunjukkan dengan jelas oleh pohon padi dan bisa kita contoh dalam kehidupan sehari-hari.  

Filosofi Batu karang

filosofi batu karang

Ketika bermain di pantai, sering kita meihat batu karang yang kokoh berjejer di bibir pantai. Sekuat apapun batu karang, lambat laun akan terkikis oleh deburan ombak. Terlihat kuat, tak berarti selamanya kokoh berdiri.

Filosofi batu karang ini mengajarkan kita bahwa sekeras apapun hati manusia, kalau kita konsisten mendekati dengan perasaan sayanng, pasti akan luluh juga.

Filosofi Bunga mawar

mawar berduri

Bunga mawar diakui sebagai bunga yang indah dan memiliki aromma yang khas. Mawar menjadi simbol cinta dan ungkapan kasih sayang kepada pasangan. Meski dibalik keindahannya tersimpan duri yang bisa menusuk kita ketika mau memetiknya.

Filosofi bunga mawar mengajarkan kita bahwa orang yang memiliki tabiat buruk sekalipun, pasti memiliki kebaikan dan perasaan sayang kepada orang lain. Jadi, jangan langsung menghindari orang yang kita rasa tidak baik perilakunya, karena jika kita mau dekat dan mengerti tentangnya, ada kebaikan dan keindahan yang bisa kita temukan. 

Filosofi Pohon kelapa

buah, daun, dan pohon kelapa

Pohon kelapa memiliki bagian-bagian yang semuanya bisa bermanfaat untuk manusia. Batangnya bisa digunakan sebagai kayu bangunan guna membangun rumah. Daun pohon kelapa bisa digunakan sebagai atap rumah. Buah kelapa menghasilkan air dan daging kelapa yang sangat segar. 

Filosofi ini mengajarkan kita tentang manfaat diri kita untuk orang lain. Pemikiran kita bisa bermanfaat untuk orang lain. Tenaga kita bisa kita gunakan untuk tenaga demi kemajuan orang lain.


Demikian artikel tentang filosofi hidup dari alam, semoga bermanfaat untuk teman-teman semua.

Image from : Pixabay
wiwid kurniawan Tidak ada kata terlambat untuk belajar

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Filosofi hidup dari alam agar hidup lebih bermakna"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel